Berkunjung ke daerah Klaten, wajib bagi Anda para pecinta kopi dan
teh untuk mampir ke Peridot Coffee & Tea. Sebagai salah satu pionir
di dunia cafe dan resto wilayah Klaten, Peridot Coffee & Tea patut
dijadikan referensi tempat nongkrong bagi Anda yang sedang berwisata ke
daerah Klaten. Konsep cafe dan resto masa kini yang diusung pun cukup
menarik buat kalangan muda maupun keluarga. Penggunaan material kaca
pada fasad cafe dan resto, cukup menarik untuk mengundang rasa penasaran
calon konsumen lokal maupun luar daerah. Ditambah dengan adanya
running text bertuliskan 'PERIDOT COFFEE & TEA' yang juga mampu menarik perhatian orang-orang yang sedang melewatinya.
“Ide awal mula saya berbisnis cafe dan resto ini sebenarnya datang
dari teman-teman saya. Dimana mereka sangat kesulitan untuk menemukan
tempat mengobrol yang nyaman di daerah Klaten. Lalu saya dan suami
memutuskan untuk membuka cafe dan resto dengan konsep yang tak jauh
kalah dengan tempat nongkrong di perkotaan,” kata Theresia Novita
Candrasari, selaku
Owner Peridot Coffee & Tea.

Nama 'Peridot' sendiri memiliki makna yang menarik untuk diketahui.
“Kata Peridot sendiri adalah nama dari salah satu batu. Kebetulan saya
dulu gemar mengikuti Yoga, kami sebagai Yogis biasanya memiliki aura
sendiri-sendiri. Batu Peridot diyakini dapat membawa aura positif. Aura
positif itu seperti menimbulkan keberuntungan, kesetiaan, kesejahteraan,
percintaan, pertemanan, dan menetralisir kecemburuan. Kata Peridot
sendiri memang cukup singkat dan sangat mudah untuk dihafalkan,” terang
Novita mengenai latar belakang Peridot Coffee & Tea. Penentuan nama
dalam berbisnis memang akan berpengaruh pada bisnis itu sendiri.
Pengaruh positif pun dirasakan Novita. “Kebetulan suami saya adalah
seorang pebisnis juga, beliau dan klien-kliennya sering melakukan
dealing bisnis di sini. Kelangsungan bisnis di sini sangatlah erat dan
akan menimbulkan proses dealing yang sukses,” terangnya promosi. Sejak
beroperasi pada bulan Desember 2015 lalu, Peridot Coffee & Tea sudah
dapat menyerap pasar konsumen dengan baik. Terbukti dengan serapan
konsumen lokal setiap bulan mencapai 80%.

Keseriusan sang pemilik dalam membuka bisnis cafe dan resto terlihat
dari segi bangunan. Fasad bangunan menggunakan kayu dan kaca yang
tampil menarik dan cantik. Di sisi depannya terdapat taman dan sepasang
meja kursi kayu untuk konsumen yang senang di ruang
outdoor.
Lebih masuk ke dalam, Anda akan dijamu oleh pelayan ramah dan
bersahabat. Konsep bangunan modern klasik yang diusung oleh pemilik cafe
dan resto, memang sesuai dengan selera masyarakat Klaten. “Lokasi kami
terbilang sulit karena lokasi agak disudut, saya tantang suami saya
untuk membuat konsep bangunan yang unik dan menarik. Dan beginilah
hasilnya, konsepnya modern klasik. Keterbukaan tampil menarik dalam
desain ruang
indoor,” cerita Novita di sela-sela obrolan.
Mayoritas material yang ada di dalam Peridot Coffee & Tea menggunakan bahan kayu
recycle. “Bangunan ini rata-rata menggunakan bahan material kayu
recycle.
Dulu kebetulan ada banyak bahan kayu di rumah yang tidak terpakai, lalu
saya memutuskan untuk memanfaatkan kayu itu menjadi sebuah bangunan
yang menarik dan nyaman,” jelas Petrus Bayu Kusuma, suami Novita.
Meskipun material kayu yang digunakan adalah bahan
recycle,
namun kesan elegan dan klasik justru terpancar dari dalam isi bangunan.
Sedangkan untuk penggunaan kaca di sisi bangunan depan, dimaksudkan agar
semakin
hommy dan memang merupakan selera orang Klaten ketika makan lebih suka dilihat orang.
Tata interior cafe, memiliki konsep
hommy dan klasik. Di sisi kanan terdapat
wall painting bentuk orang bersayap yang unik dan cocok untuk dijadikan background konsumen yang gemar selfie.
Open mini bar
diletakkan di sudut depan pintu lengkap dengan peralatan pembuat kopi
dan teh. “Konsumen di sini rata-rata adalah keluarga dan kalangan muda.
Mereka dapat menikmati minuman sembari melihat proses pembuatan kopi dan
teh dengan adanya
open mini bar di depan,” tutur Novita.
Melangkah lebih ke dalam ada salah satu sudut ruang yang cukup menarik. Sudut garden
outdoor terletak di tengah bangunan, merupakan tempat favorit konsumen. “Konsumen lebih banyak memilih
garden
sebagai tempat duduk dan tempat berkumpul bersama teman, kolega, maupun
keluarga,” tambahnya semangat. Sebelum sampai ke area garden, terdapat
ruang yang cukup manarik juga. Beberapa deret meja dan kursi kayu ditata
tepat menghadap
garden. Area teras belakang ini memiliki
view langsung ke taman. Di tembok sisi kanan dan kiri juga terdapat
wall painting yang unik dan menarik untuk dijadikan tempat
selfie. Wall painting bertemakan suasana Eropa dan burung hantu menambah khas suasana area tersebut.
Sajian kopi spesial ala Peridot Coffee & Tea seperti Flores Bajawa yang diseduh dengan cara Vietnam
dripp
mampu melegakan dahaga para pecinta kopi. Menu Cappucino dengan bahan
dasar kopi ekspreso yang ditambahkan dengan susu pilihan tak kalah
nikmat untuk diminum.
Menu minuman teh ala Peridot Coffee & Tea seperti Bloody Berry
Tea, dan Chamomile juga wajib Anda cicipi karena rasanya yang luar biasa
nikmatnya. Selain minuman kopi dan teh, Peridot Coffee & Tea juga
menyediakan jenis minuman lainnya, yaitu Matcha Affogato dengan bahan
Matcha yang disiramkan ke
ice cream vanilla. Menu Red Velvet
Latte yang unik yakni terbuat dari kue Red Velvet yang disajikan dalam
bentuk minuman yang segar. Dan menu lainnya seperti Matcha Frappe yakni
minuman matcha yang diblender dengan bermacam-macam rasa frappio.
Sedangkan untuk menu makanan di Peridot menyajikan berbagai pilihan
menu yang tak kalah menariknya. Menggunakan bahan makanan berkualitas,
tempat tersebut menghadirkan menu makanan
western di Klaten,
seperti Pizza, Spaggeti, Sandwich, dan Fresh Organic Salad dengan rasa
yang original. Menu Pizza mixed menjadi menu favorit di Peridot Coffee
& Tea.
Mixed lovers berisi sosis, paprika
red and green, basil, union, serta
smoked beef menghasilkan menu
mixed
yang pas di lidah konsumen. “Menu Pizza Mixed memiliki tekstur Pizza
yang pas di lidah konsumen kami. Bentuk roti yang tipis dengan
topping beraneka bahan akan tetap crispy ketika dimakan,” terang Novita.
Menu Spaggeti andalan, yakni
Fettuccine Carbonara berbahan pasta
fettuccine, fresh milk full cream, pernis cheese, serta telur berpadu lezat dengan saus
carbonara.
Menu lainnya seperti Peridot Salad juga wajib Anda cicipi ketika
berkunjung. Ada juga beberapa menu makanan ringan seperti Banana
Nuttella Roll, Crunchy Sausage Roll, dan Chiken Cordonblue yang tak
kalah lezatnya.
Untuk harga berbagai jenis minuman dan makanan di Peridot Coffee
& Tea dibandrol dengan harga yang relatif terjangkau. Harga minuman
dibandrol mulai dari 10 ribu rupiah hingga 30 ribu rupiah dan harga
makanan mulai dari 15 ribu rupiah hingga 45 ribu rupiah. Selain itu
ketika Anda
berkunjung ke cafe dan resto yang beralamat di Jl. Wijaya
Kusuma No. 29, Damaran, Klaten Selatan, Anda akan menemukan
spot-spot tempat
selfie
yang menarik sembari menunggu pesanan jadi. Cafe dan resto di Klaten
tersebut memiliki jam operasional mulai pukul 11.00 s/d 23.00 WIB. Jadi
tunggu apalagi buat Anda yang sedang berlibur ke Klaten segera mampir ke
Peridot Coffee & Tea dijamin pengalaman kuliner Anda akan berkesan